Jumat, 10 Juli 2020

Review Cooling Pad

Jadi hari ini beli 2 cooling pad untuk laptop
yang satu merk Samoon
yang satu merk M-Tech CP-02

Mulai satu-satu
1. Samoon
Karena ini harganya sangat terjangkau a.k.a murah, bahannya pun ya menyesuaikan, plastik.
Kekurangannya ada di bagian bawah, area tersebut tidak ada penutup, jadi pas cooling padnya ditaruh di permukaan yang gak rata, si kipas yang jadi rentan kena.
Kelebihannya kalo menurut pribadi, colokan usbnya simpel jadi gak makan tempat kalo dicolok.

2. M-Tech CP-02
Yang ini harganya sudah 3 kali lipat Samoon, dan pastinya kualitas bahan yang dikasih juga plastik keras + besi.
Kelebihannya selain bahan, ada pada bagian bawahnya, sudah penutup sehingga kipas aman ketika berada di permukaan yang tidak rata.
Kekurangannya, ada pada bagian bawahnya juga. Bentuknya sudah fix, jadi tidak ada kaki-kaki yang bisa dibuka jika ingin digunakan miring atau dilipat jika tidak terpakai atau mau dibawa, jadi bentuknya langsing.
Kalau yang ada ini karena bentuknya sudah fix, jadi bentuknya lebih besar dan miring. Akhirnya kalau dibawa pun makan tempat. 

Jumat, 12 Juni 2020

Rindu

Mesjid adalah salah satu tempat yang paling memiliki kenangan dan kerinduan yang sangat saat wabah ini

Mesjid bisa menjadi suatu pertemuan random dengan teman yang sudah lama tidak berjumpa. 

Rabu, 10 Juni 2020

Tak Tau Waktu

Entah apa yang ada di pikiran orang yang sering menghubungi orang lain membicarakan pekerjaan di saat jam ibadah, jam istirahat (tidur malam), ataupun saat jam keluarga (di luar jam kerja). Apa gak mikir siapa tahu orang sudah tidur, jadi kebangun dan akhirnya gak bisa tidur lagi karena kepala jadi pusing?

Harus dijawab lagi kalau dihubungi... 

Jumat, 05 Juni 2020

Perkembangan

Kiki bertanya pada keke, mengapa keke tidak menikmati masa sekolah seperti teman-teman sebayanya lakukan. Keke menjelaskan bahwa ia hidup dalam peraturan yang ketat, jadwal hidupnya dalam 1 hari sudah disusun oleh orang lain dan tidak boleh dilanggar sama sekali. Keke merasa tidak berdaya untuk mengubah itu semua, seperti melawan diktator. Padahal di usianya memang berontak adalah sifat yang normal untuk menemukan jati diri.

Dikarenakan oleh hal itu, keke lebih memilih untuk cepat-cepat menyelesaikan sekolahnya dan hidup mandiri secepatnya dengan cara menjadi orang yang sangat pintar. Daripada dia harus mengorbankan perasaannya tidak bisa ikut ekstrakurikuler sehabis sekolah bersama temannya, tidak bisa pergi ke suatu tempat acak tanpa memikirkan kapan harus pulang, atau melihat orang yang ditaksir di sekolah pergi bersama kekasihnya. Keke tidak punya kekuatan sama sekali untuk berani mengambil langkah baru ataupun membuat sebuah keputusan besar untuk perkembangan hidupnya.

Keke akhirnya hidup dalam kondisi yang lambat berkembang baik secara fisik maupun mental. Fisiknya tak seenergik dan perkembangan fisiknya tak sedrastis teman-teman sekolahnya. Bagaimana dengan mental? Jangan ditanya, karena keke terbiasa hidup dengan larangan ini dan itu, akhirnya ia sendiri hingga dewasa tidak punya komitmen ataupun keberanian untuk membuat sebuah keputusan.

Walaupun keke juga belum mengerti, apakah ada maksud baik dari orang-orang yang mengatur hidup keke, karena keke belum ada di posisi orang-orang itu. 

Malam Terasa Panjang

Malam ini gak bisa tidur, padahal besok pagi ada rapat. Entah mengapa tiba-tiba resah. Resah apakah sudah benar keputusan soal kuliah, resah apakah sudah benar pilihan pekerjaan saat ini memang cocok dan bermasa depan cerah, resah sudah mendekati kepala 3 ini apa bisa nikah, resah melihat isi tabungan yang cuman terisi niat, resah bisa gak dapat jodoh yang sesuai dengan khayalan yang tinggi ini, resah melihat satu per satu orang yang ditaksir mulai menikah, resah apakah ketika tidur ini dijemput maut, resah apa yang akan diucapkan terakhir kali saat ajal menjemput, resah nanti di kubur gimana, resah nanti bakalan disiksa di neraka atau bisa langsung masuk surga.

Ini resah beneran atau hanya karena perut lapar? 

Jumat, 08 Mei 2020

Kegelisahan di Ramadhan 2020

Selain kesehatan, kegelisahan tahun ini semakin complicated. Kalau tahun lalu doanya mau cepat lulus biar bisa cari jodoh, pas tahun ini, tiba-tiba ada kegelisahan baru yang muncul.

Suasana mulai tidak kondusif, ketidaksabaran orang-orang bermunculan. Tidak mungkin para junior yang baru dilatih bisa menguasai ilmu yang dimiliki oleh para ahli secara singkat. Mana mungkin, setelah junior mengerjakan proyek kecil yang "sebenarnya" tidak benar-benar didampingi ahli lalu diminta mengambil keputusan pada proyek besar tanpa diberi kesempatan untuk bisa berkoordinasi dengan ahli.

Segala keputusan yang diambil oleh orang yang bukan ahlinya, akan berakhir dengan bencana.

Atas dasar itu, akhirnya mulai gelisah. Ingin rasanya pergi dari lingkungan yang mulai memburuk ini sebelum hal yang celaka terjadi. Walaupun sebenarnya sejak bergabung sampai hampir 5 tahun ini sudah sangat bersabar menikmati proses. Tapi kalau malah memburuk maka harus ada tindakan yang diambil. 

Maka dari itu doa di bulan ramadhan ini semakin complicated, dengan tidak adanya lagi beban kuliah (memutuskan menyerah untuk menyelesaikan magister), tapi menambahkan doa perlindungan dari orang-orang yang bukan ahlinya tapi berani mengambil keputusan tanpa ada dasar atau ilmu yang jelas, semoga diberi perlindungan untuk tidak dijerumuskan ke hal-hal yang mencelakakan, jika terus memburuk maka semoga diberikan petunjuk untuk memutuskan mengambil pekerjaan yang sesuai dengan hati nurani dan ajaran agama, dan pastinya pekerjaan yang lebih banyak kerja cerdas daripada kerja keras tapi bikin gak bisa istirahat dan hasil yang didapat juga tidak seberapa, karena juga perlu memikirkan untuk nabung masa depan, siapa yang gak mau berkeluarga coba? 😁

Jumat, 03 Januari 2020

Loyalitas

Lebih kesal rekan kerja resign tiba-tiba atau bilang duluan tapi pas di tempat kerja ngomongin kerjaan barunya nanti sambil ngajakin staf lain buat ikutan?

Kadang ada yang tega ngomongin kerjaan lain di tempat kerja yang masih dia sendiri jadi staff disana. Tapi kenapa kesal? Apa kesal karena oknum-oknum tersebut tidak profesional atau memang tempat kita bekerja tidak punya hal-hal yang membuat para karyawan tertarik untuk loyal?